Senin, 01 September 2014

Cerpen

Angsa dan Gadis Buruk Rupa

Di sebuah desa yang jauh dari kota tinggallah seorang gadis buruk rupa. Ia hidup sebatangkara karena orang tuanya telah meninggal dunia. Ia juga tidak mempunyai kawan ataupun tetangga karena semua orang takut dengan wajahnya yang buruk rupa. Pekerjaannya setiap hari adalah keluar masuk hutan untuk mencari makanan dan kayu bakar.
Suatu hari saat ia masuk kedalam hutan tiba-tiba ia menemukan seekor angsa yang tergeletak diatas tanah. Kemudian ia menghampiri dan ternyata angsa itu terluka. Ia pun berniat membawa angsa itu pulang untuk diobati. Saat tiba di rumah alangkah terkejutnya gadis itu ternyata angsa yang dibawanya bisa berbicara.
“Wahai gadis yang baik hati terima kasih atas niat baikmu yang mau menolongku dan sebagai tanda balas budi akan aku kabulkan semua permintaanmu kecuali merubah apa yang telah diciptakan oleh Tuhan.” Kata angsa.
“Benarkah wahai angsa ? aku sangat bahagia mendengarnya dan aku tidak akan meminta secara berlebihan. Aku hanya ingin meminta kebutuhan-kebutuhan yang membuat diriku terus hidup” kata gadis itu dengan senang.
Angsa pun mengabulkan semua permintaan setiap gadis itu memintanya. Awalnya permintaan gadis itu masuk akal tetapi lama kelamaan ia tergoda karena permintaan yang diminta selalu terkabul. Gadis itu meminta sebuah rumah mewah dengan alasan rumahnya tidak layak pakai. Ia juga meminta perhiasan dan barang mewah lainnya.
Suatu ketika gadis itu meminta untuk merubah wajahnya karena ia malu dengan wajahnya yang buruk rupak dan tidak sebanding dengan dirinya sekarang yang bergelimang harta. Tetapi angsa menolak permintaan gadis itu karena mereka sudah membuat sebuah perjanjian bahwa permintaan gadis itu terkabul kecuali apa yang dapat merubah ciptaan Tuhan.
“Apakah kamu tidak bersyukur dengan ciptaan Tuhan ? Aku dulu berjumpa denganmu dengan wajah yang penuh ketulusan tetapi setelah mendapatkan semua dan menjadi orang yang kaya raya dirimu ditutupi dengan keserakahan. Ketahuilah bahwa wajah yang cantik hanya dapat dilihat dari hatinya bukan dari fisiknya. Wahai gadis kamu akan menerima apa yang seharunya dirimu terima yaitu sebuah karma dari Tuhan karena kamu telah murka dengan nikmat Tuhan.” Kata angsa.


Angsa itu pun kemudian pergi meninggalkan gadis itu dan tiba-tiba bumi berguncang sangat dahsyat. Seluruh rumah dan harta benda yang dimilikinya terbenam ditelan bumi termasuk gadis itu. Itulah kuasa tuhan kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi dimasa depan.

the end  :)

9 komentar: